Thursday, August 15, 2019

Cinta Seorang Ibu


Di dunia ini tidak ada cinta
Yang setulus dan semurni cinta Ibu
Di dunia ini tidak ada hal yang paling berharga
Kecuali senyuman dan semangat dari sang ibu
            Begitu pentingnya peran ibu
            Sehingga tidak ada yang sanggup
            Untuk menggantikanya
            Oh ibu...
            Tahukah kau
            Kau itu bagaikan permata ketenangan hati
            Jika kau hancur hatikupun terasa hancur
Oh ibu...
Ku mohon dekatlah selalu denganku
Agar saat ada petir nanti
Aku bisa memelukmu
            Ibu, semua yang kau lakukan untukku
            Tidak akan pernah bisa ku balas
            Sampai kapanpun juga
            Ibu, yang bisa ku berikan saat ini
            Hanyalah do’a untukmu.
walau aku belum bisa memberikan kebahagiaan untukmu,
setidaknya aku tak menyakiti hati dan perasaanmu.

Sunday, June 2, 2019

Isyarat cinta

Isyarat Cinta

Tahukah kamu...
Kata yang ku tulis dalam bait-bait puisiku
Semua ini tentang isi hatiku
rasa yang lama terpendam
rasa yang tak ingin menghilang
rindu yang terlarang
cinta dalam lautan mendalam
Satu kata yang bisa ku ucapkan
Tentang isyarat cinta
Rasa yang tersirat lewat kata
Penggalan kasih yang tersirat lewat aksara
Ingin ku ucapkan satu kata saja
Sesungguhnya aku mencintaimu 
wahai bidadariku

Cirebon, 03 Juni 2019

tentang kota kecilku

Tentang Kota Kecilku

Kulihat kotaku yang kecil nan sederhana
Yang bercorak kesepuhan di tiap nenek moyangnya
Hingga berketurunan sunan yang berilmu agama

Kisah-kisah yang menderet di tanah jawa
Berhambur di lorong ujung tiap desa
Berhiaskan larik-larik jalanan yang penuh ragam bahasa

Batik-batik yang kaya adat nusantara
Tarian jaipong yang terpancar dibelahan dunia
Mampu memberikan celah pengharapan bagi indonesia

Bahasa kata yang berlogat kromo
Menjadi ciri khas bagi kota cirebon ini
Udang-udang diolah menjadi bungkusan terasi
Juga merupakan titik bahan dari makanan bertradisi

Tentangmu kota kecilku
Aku tumbuh besar di tanah jawa yang subur
Hingga rasa syukur ini kan tetap tertutur di bumiku yang makmur


Cirebon, 03 Juni 2019

Saturday, March 9, 2019

Tentang alam

Alam ku

Fajar..
kini Hadir dengan pesonanya yang memukau.
Membidik alam semesta menjadi gemerlap cahaya purau.

Ku lihat Burung burung yang terbang.
Mengitari pegunungan yang mulai gersang.
Mengibaskan sayap indah nya.
Untuk mencari pangan bagi burung kecil nya.

Sawah padi yang mulai menguning berisi.
Menjadi titik bahagia para petani.
Lahan lahan yang di penuhi tumbuhan negeri.
Berimbas besar bagi para buruh kuli.

Alam ku
Kau sungguh mempesona.
Memberi rute kebahagiaan bagi para manusia.
Membuncah ketiadaan.
Mewujudkan yang harus di adakan.

Alam ku.
Kau tetaplah Jalan bagi Kehidupan kami.
Kau tetaplah Alam yang berseri indah bagai permadani.

Thursday, February 28, 2019

Puisi Pagi "mentari" di bulan april

Kumpulan puisi pagi "Mentari"
"Senyum Pagi"
Senyuman pagi
Terkadang setiap malam aku merindu
Merindumu datang menghangatkan
Menghangatkan raga ku
Menghangatkan jiwaku
Kadang juga malam ku resah
Resah mencarimu
Resah memikirkanmu
Tapi di pagi ku
Aku menemukanmu
Yg menyinari alam semesta
Yg memberi kehangatan
Yg membias embun menjadi pelangi
Jadi sambutlah pagiku dengan senyummu
Senyum yg menyajikan kebahagiaan
Judul : Mentari
Isi :
Pagi yang indah...
Sang mentari muncul dari tidurnya
Menampakkan sinar kehangatan
Sinar yang penuh makna bagi kehidupan
Tanpa sentuhan hangat mu
Kehidupan akan musnah
Pagi yang cerah...
Pohon-pohon melambaikan ranting
Dia memberi sapaan keakraban
Bebatuan dan kerikil pun tersenyum
Oh tuhan....
Betapa hangat nya alam raya ini
Alam yang begitu luas
Selalu di hiasi sinar kehidupan
Izinkan  ku bersahabat dengan sinar mu
Tanpa sinar mu mungkin ku tak hidup
Judul : Merindu Pagi
Isi : Sederet makna berjubah jingga
Membawa asa juga cita
Namun,terkadang orang lupa
Lupa pada indahnya pagi membuta
Lupa pada embun yang menyapa ramah
Lupa pada tiap tarikan nafas yang merubah lelah
Menyingsing gagah tanpa congkak
Mentari menyingsing kian merangkak
Waktu seakan terus bergerak
Fajar berlalu dengan sejenak.
Tebal kabut menghapus luka
Dingin menyergap kedalam jiwa
Adakah rindu kian menyapa?
Pada titik temu rajut asmara
Judul : Secercah Cahaya Manfaat
Isi :
Detik waktu terus menari
Menghadirkan cahaya mentari
Menciptakan panorama yang asri
Banyak insan memaki ketika kau menyengat
Memaki ketika kau menyayat
Tanpa melihat manfaat yang kau buat
Tanpa membayangkan jika dirimu tak akan terlihat
Denganmu aku belajar
Wahai mentari yang banter
Kau memberi manfaat tanpa berdasar
Dalam kegelapan, kau bagaikan bulan yang berbinar-binar.
Judul: Setia Menyambut Mentari
Isi:
Kesetiaanku bisa kau uji di setiap pagi.
Kau lihat aku, betapa setianya menyambut mentari.
Padahal, dikala mentari mulai beranjak ke atas.
Kehangatannya semakin sangar terasa.
Tapi selalu kunikmati, binar cahyanya.
Karena kuyakin, dikala sore merajalela.
Kelembutan langit mampu meredam kesangarannya.
Keindahan mulai selimuti sinarnya.
Warnai setiap biasannya.
Dan memikat setiap mata.
Yang memandanginya.
Dan pabila dirinya mulai tenggelam.
Aku lebih memilih menikmati bentangan mimpi bersamanya.
Daripada aku harus menatapi sosok lain selain dirinya.
Judul : *Alarm Tuhan*
Isi :
Ketika fajar datang menerbit
Mulailah hilang Si Bunga bayang
Dari celah ufuk Timur Sang Nabastala
Menyergap masuk, indah di Nabastala
Atma aksa mulai mendekat
Kaki-kaki merangkak kecil
Asta kuat menggenggam
Terbukalah jendela Sang Anindya
Si lirik cantik mulai menerka
Buas melirik di tiap sudut
Soca itu memandang bulat
Saatnya telah tiba!
Mentari Sang Fajar
Alarm sejuta umat yang terlelap
Ini nikmat Tuhan sehabis gelap
Bergerak tergelincir, menjemput senja
Judul: Matahari
Matahari
Tanpa lelah menyinari
Tanpa diminta datang ataupun pergi
Tanpa peduli walaupun dicaci maki
Tetap bersinar dengan cahayanya
Tetap menghangatkan dengan hangatnya
Tetap berjalan sesuai takdirnya
Tetap ada walaupun ada saja yang menyesalinya
Aku ingin seperti dia
Tetap tegar dengan pedihnya dunia
Menghapus sendiri air mata yang tersisa
Tetap sabar walaupun dihina
Hidup tak berjalan sesuai mimpiku
Namun apa dayaku
Hanya manusia penuh ragu
Dengan semua harapanku
Judul : Mentari Pagi
Isi :
Mentari timur sudah bercahya
Pertanda pagi telah tiba
Awal perjuangan dan usaha
Menempuh hidup dari masa ke masa
Mentari tepat diatas kepala
Dengan segelas air pelepas dahaga
Aku duduk di teras rumah
Melepas penat dan lelah
Mentari mulai condong ke barat
Semua orang berlalu lalang lewat
Membawa hasil kerja keras mereka
Berjalan pulang dengan bahagia
Semburat cahaya menerpa
Mega merah datanglah senja
Terima kasih mentari pagi
Aku harap besok kau datang lagi
  Cirebon, 3 April 2019

Thursday, January 10, 2019

Belum ada judul

Dalam diamku berkata
Apakah masih bisa?
Apakah masih merasa tidak bisa?
Ataukah semuanya tentu tidak bisa?
Saya katakannkepada diri anda
Semuanya Salah!
Di dunia ini tak ada yang tidak bisa
Hanya saja anda belum tau caranya
Gimana agar anda merasakan
Anda itu memang benar-benar bisa
Tahukah anda?
Jika memang tahu belajarlah dari senja
Karena senja mengajarkan apa itu arti yang sebenarnya
Senja mengajarkan tentang pendirianya yang kokoh
Tidak terpengaruh oleh apapun
Senja mengajarkan tentang keikhlasan
Keikhlasan yang benar-benar mengikhlashkannya
Senja juga mengajarkan kita apa itu arti dari kehilangan.
Of course!
Create your be self!
Ketidak mungkinan itu tak ada...

Tuesday, November 13, 2018

Senja

Disini, kulalui senja tanpa jingga
Indah namun hambar dirasa
Kelabu tanpa makna
Dan sepi tanpa jejak kata

Senja mengajarkan kita bahwa apapun yang terjadi hari ini pasti akan berakhir indah

Senja yang Perlahan akan datang lalu tiba tiba menghilang 

Seperti perasaan yang mungkin anda pernah rasakan
Dan tergantikan dengan keremangan malam dan menyisakan
Kesunyian.

Senja itu mengingatkan kita kepada masa-masa yang telah kita lewati baik suka maupun duka

Senja akan datang sebentar dan memberikan pemandangan terindah yang akan dilahap oleh malam

Senja mengajari kita untuk melihat dunia yang kelam agar kita dapat menghargai keindahan yang datang tak lama.

Senja yang indah butuh awan yang menghitam

Senja yang mengingatkan kita bahwa akan selalu ada kesedihan dan kebahagiaan dalam hidup kita...

Senja berseteru dengan fana
Menjadi fatamorgana yang nyata
Dan sajak kemarin yg panjang tanpa jeda
Masih terus berkelana mencari tuhannya

Senja adalah bagian waktu dalam hari atau keadaan setengah gelap di bumi sesudah matahari terbenam

kita bisa menikmati keindahan senja pagi dan sore hari dengan rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan

Dalam surah al kahfi ayat 28

Yang artinya: Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.

Menurut Surah ini, kita bisa menikmati keindahan senja pagi dan sore hari dengan rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan. Dan jangan mengharapkan apapun kecuali berharap kepada Allah SWT.

Kehadiran senja seperti perumpamaan tingkatan iman kita. 

Senja terkadang bisa datang bisa nggak 

Namun, saat senja datang, keindahan selalu terpancar darinya. Seperti iman, dimana kita selalu mengecap iman dan mempertahankannya, kita akan merasakan manisnya beriman kepada Allah SWT.

Semoga dengan tahu fenomena senja  bahkan sudah tertulis di dalam Al – Quran, kita semakin bisa mentadabbur dan bertafakur atas kuasa Allah Subhanallahu Wa’ Ta’ala.

 Aamiiin ya Rabbal A’lamin.

Semoga Bermanfaat... 🤓

Sahabat

Sahabat... Pergilah kalian menuju sebuah impian Lalu tumpahkanlah segala kerinduan yang telah terlewatkan bawalah mereka pada titik temu...