Sudah saatnya dunia tak lagi seindah bayangan. Jangan terkurung oleh kenangan. Jalan. Iya, jalan kedepan. Bukan berati belakang tak lagi ada. Kita hanya menata hati, di mana kita tak lagi bersama. Sudah cukup hari lalu. Di sana tersimpan kenangan sendu. Hanya tersisa residu, dengan asap menggumpal air mata tangis. Mari sekarang tersenyum manis. Biar yang manis kembali hadir. Bukan tentang takdir. Tetapi tentang kita yang sudah usang. Selamat bangkit, dan berjalan kembali dengan gagah.
Saat ini hanya luka yang tertanam dalam hati, hanya mimpi yang kumiliki, hanya bahagia yang kuharap. Kau tertawa riang di balik lukaku, kauhempaskan semua mimpi yang kumiliki, kaubuang harapku tuk bahagia bersamamu. Hanya sakit dan sakit yang kauberi.