Wednesday, October 2, 2019

kekecewaan

Merah merekah indah
kala penghujung hari telah tiba
dengannya kau menikmati mega dalam naungan semesta
Membicarakan soal kehidupan
Seraya Merencanakan masa yang akan datang.
Aku terdiam. termenung dalam kehampaan,
Melihat orang yang ku idamkan telah berpindah kelain pelukan.
Di situ, ditempat pertama kali menemukanmu, aku terbelenggu.
Membasuh luka pada ratapan hati yg pilu,

....

Mungkin waktu itu kecewaku yang terakhir kali karnanya
Aku kirim puisi padanya tentang "kecanduan senyummu" aku pikir itu akan membuatnya tertawa tapi nyatanya dia malah bertanya "maksudnya apa?"
Dengan sedikit kaget aku menjawab "Hanya berisi puisi, menepati janji tak lebih"
Lalu ia bertanya lagi " masih adakah aku dihatimu?"
"Mmaasihh" jawab ku dengan ragu dan bingung
"Pergilah lupakan aku cari pengganti yang baru" ujarnya
Sontak aku langsung terdiam, menahan rasa kecewa yang begitu menikam.
Berhari - hari merangkai kata
Berkali - kali salah dalam penulisan
Berharap kau akan bahagia namun justru penolakan dan kekecewaan  yang aku terima.
Dalam sekejap aku memutuskan pergi walau itu tak mungkin  terjadi
Entah salah atau benar keputusanku itu, tapi yang jelas telah kusuarakan pada kekecewaan yang begitu menikam di kalbu.

No comments:

Post a Comment

Sahabat

Sahabat... Pergilah kalian menuju sebuah impian Lalu tumpahkanlah segala kerinduan yang telah terlewatkan bawalah mereka pada titik temu...