Friday, May 21, 2021

Mengenal Cinta

 

 

Sedari kecil aku tidak pernah mau mengenal sebuah rasa cinta , entah sebab apa... karna yang aku tau itu hanya membuang sesuatu yang aku sebut sebagai sesuatu yang berharga “waktu adalah uang “ orang bijak berceloteh kurang lebih seperti itu...

Aku lebih menonjol dengan sebuah ikatan teman walau aku tau tidak jarang yang paling dekat mempunyai kesempatan besar untuk perihal penghianatan .....

Tp.. yah, tetap saja seperti ini diriku, tidak terlalu banyak kaum adam yang mampu mendekati...

Aku suka diriku yang seperti itu ...

Sudah banyak waktu yang aku lewati , sampai kalender dirumahku sudah banyak yang koyak...

Sama seperti keteguhan pendirianku  yang mulai koyak.. entah lahh sejak bertemu dia dalam sebuah ajang kemampuan potensi diri aku mulai merasa hatiku menghangat yang diiringi debaran halus yang menakjubkan , segaris kemanisan yang selalu aku pandang dengan adanya sebuah sekat yang membentang.... yahh hanya sampai disitu keberanianku untuk selanjutnya sedang aku usahakan, entah milik atau bukan itu masih rahasia tuhan .... 

Entah sudah kesekian jam yang aku lewati hanya untuk memandang sesuatu yang selalu aku harap dalam setiap tengadahan tanganku, yang diam diam aku selipkan segaris senyum kehangatan yang tak akan pernah dia pandang, hanya angin yang mampu aku ajak berdiskusi periahal rasa yang tak seharusnya singgah....

“tuhan.. izinkan aku mencintainya....” pintaku entah dimalam keberapa..

Aku tidak pernah mengetahui namanya ,latar belakangnya... aku memang bukan seperti kebanyakan wanita yang hanya diberi satu informasi, semua langsung terbongkar..

Aku hanya tau raut muka kesantunan anak adam... aku pun tidak tau siapa namanya, bukanya aku tidak mau mencari tau.... karna yang tau pun hanya aku dan tuhan saja_


Sampai sebuah informasi mampir kegendang telingaku yang mampu dengan kejinya menyayat tanpa rasa belas kasih.....

Kala itu entah dimalam keberapa aku sendirian dengan diselimuti dinginnya angin malam.. air mataku tumpah bergelinang tanpa hentinya mengingat sesuatu yang temanku ucapkan

“tuhan... kenapa aku merasa kau tidak adill perihal rasa cinta yang aku miliki... aku baru merasakan sebuah cinta tapi kenapa harus seperti ini..” lagi pintaku perihal lelaki yang aku cinta.




Kadang memang benar pepatah yang mengatakan “ terkadang, kita memilih untuk tidak tau apa- apa, agar semua terlihat baik baik saja”   dan itu yang aku rasakan saat ini

“heii, kau tau lelaki populer di sekolah kita ? “ tanya teman sebangku denganku “siapa ?”

“Noah... Noah vernand Allard” ohhh itu namanya, nama yang bagus aku membatin diiringi senyum yang merekah.... “aku ingin memilikinya... tapi sayang....” “kenapa?” tanya ku heran... jangan heran kenapa aku tidak terkejut mendapati kenyataan bahwa banyak kaum hawa yang menyukainya..karna bagiku itu wajar...

“ dia berbeda agama denganku... dia kristen”

Astaga apa ini... mataku memanas...

“kekecewaan adalah cara allah mengatakan, aku punya sesuatu yang lebih baik untukmu,bersabarlah...” ucapku untuk jiwa yang meronta....dimalam yang menggila_

_mengsedih_ L

 

 

@ jans brother_

Thursday, May 20, 2021

Filosofi Ketupat Lebaran Ala Jawa

 *Filosofi Ketupat*


Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa. 


Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu bakda Lebaran dan bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran.


*Arti Kata Ketupat*


Dalam filosofi Jawa, ketupat memiliki makna khusus. Ketupat atau KUPAT merupakan kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat.

Ngaku lepat artinya mengakui kesalahan.

Laku papat artinya empat tindakan.


*Ngaku Lepat*


Tradisi sungkeman menjadi implementasi ngaku lepat (mengakui kesalahan) bagi orang jawa.

Sungkeman mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, bersikap rendah hati, memohon keikhlasan dan ampunan dari orang lain.


*Laku Papat*


1. Lebaran.

2. Luberan.

3. Leburan.

4. Laburan.


*Lebaran*

Sudah usai, menandakan berakhirnya waktu puasa. 


*Luberan*

Meluber atau melimpah, ajakan bersedekah untuk kaum miskin.

Pengeluaran zakat fitrah.


*Leburan*

Sudah habis dan lebur. Maksudnya dosa dan kesalahan akan melebur habis karena setiap umat islam dituntut untuk saling memaafkan satu sama lain.


*Laburan*

Berasal dari kata labur, dengan kapur yang biasa digunakan untuk penjernih air maupun pemutih dinding.

Maksudnya supaya manusia selalu menjaga kesucian lahir dan batinnya.


*FILOSOFI KUPAT - LEPET*


*KUPAT*

Kenapa mesti dibungkus janur? 

Janur, diambil dari bahasa Arab "Ja'a nur" (telah datang cahaya). 

Bentuk fisik kupat yang segi empat ibarat hati manusia.

Saat orang sudah mengakui kesalahannya maka hatinya seperti kupat yang dibelah, pasti isinya putih bersih, hati yang tanpa iri dan dengki.

Kenapa? karena hatinya sudah dibungkus cahaya (ja'a nur). 


*LEPET*

Lepet = silep kang rapet.

Mangga dipun silep ingkang rapet, mari kita kubur/tutup yang rapat.

Jadi setelah ngaku lepat, meminta maaf, menutup kesalahan yang sudah dimaafkan, jangan diulang lagi, agar persaudaraan semakin erat seperti lengketnya ketan dalam lepet.


Moga bermanfaat.. 


Mohon maaf lahir dan bathin moga Alloh SWT selalu melimpahkan magfirohNya pada kita semuaa aaamiiiin ...... 🙏🙏🙏🙏

Friday, May 14, 2021

Senja Yang merindu

 

Senja yang merindu

          Take by:jans brother_

 

 

 

Kala itu aku bersama mu menyusuri hangatnya sinar jingga,

melukis segaris kenyamanan yang tertangkap raut keindahan ,

meyapa orang yang mungkin saja tak pernah mendapat sapaan, bersama mu mampu membuatku merasa “ah... inilah tempat pulangku” mensyukuri keberuntungan yang tuhan limpahkan untukku..

Berjalan kesana kemari diiringi tawa yang menggema,

 merasuk kedalam gendang telinga

Tak pernah kau lepaskan kaitan jemariku

menggegam erat dengan rasa hangat,

Lalu duduk ditepian kebahagiaan yang menyamar menjadi pantai,

Berbincang ria seolah kitalah yang paling bahagia

Sampai sinar itu hilang digantikan dengan dinginnya malam.

Kamu mengajakku pulang karna khawatir aku kedinginan,

padahal bagiku bukan itu yang aku khawatirkan...

Semua berjalan sesuai skenario sang maha cinta..

Tak ada luka, kecewa, dan hampa,

yang ada hanya rasa bahagia yang sudah kau berikan padaku...

Dan disenja senja berikutnya....

aku tetap memperlihatkan sebuah senyum indah yang menghangatkan

untuk lelaki yang selalu terpatri dalam hati...

“Hariku tak pernah tertinggal kata sempurna” begitulah orang orang menilaiku

Tak aku pungkiri karna bagiku

aku sudah seperti merpati yang memiliki sayap yang sangat indah

yang mampu berkelana kemana pun dia mau..

Tanpa ada rasa khawatir kecewa menghampiri ataupun sekedar mampir..

Sampai disuatu titik tertentu yang mengharuskan

aku menjadi yang benar benar paling ikhlas..

Iya, tepat disenja setelah kau mengungkapkan niat

 untuk merajut asa bersamaku yang membuat aku menjadi wanita paling bahagia...

Kau kembali mengajakku bercengkrama, tepat ditempat yang sama,

waktu yang sama dan....

ucapan yang sama...

namun sedikit mengikis luka..

kau tau? Aku pernah menjadi yang paling cemas perihal kamu lalu,

dipaksa menjadi yang paling ikhlas atas perginya kamu

dari skenario terindah yang aku punya..

setelah hari itu senjaku sedikit berbeda

karna tidak ada kata bahagia yang mataku utarakan..

aku duduk termangu meneliti setiap tetes air hujan yang mengenai wajahku. Iya, senja kali ini hujan ..

hujan membawa sedikit luka yang aku punya...

perihal kamu yang akan selalu aku rindu,

andaii sajaa kala itu kau tak pernah

mengutarakan niatmu mungkin tidak akan sesakit ini..

kau tau ? ucapanmu selalu terngiang diikepalaku..

“aku dijodohkan dengan masa laluku..:(“ ucapmu kala senja yang kesekian...

 

 

 

 

 

                             Indramayu, 11 mei 2021

                              In my room

 

Sahabat

Sahabat... Pergilah kalian menuju sebuah impian Lalu tumpahkanlah segala kerinduan yang telah terlewatkan bawalah mereka pada titik temu...