Sedari kecil aku tidak
pernah mau mengenal sebuah rasa cinta , entah sebab apa... karna yang aku tau
itu hanya membuang sesuatu yang aku sebut sebagai sesuatu yang berharga “waktu
adalah uang “ orang bijak berceloteh kurang lebih seperti itu...
Aku lebih menonjol dengan
sebuah ikatan teman walau aku tau tidak jarang yang paling dekat mempunyai
kesempatan besar untuk perihal penghianatan .....
Tp.. yah, tetap saja
seperti ini diriku, tidak terlalu banyak kaum adam yang mampu mendekati...
Aku suka diriku yang
seperti itu ...
Sudah banyak waktu yang
aku lewati , sampai kalender dirumahku sudah banyak yang koyak...
Sama seperti keteguhan
pendirianku yang mulai koyak.. entah
lahh sejak bertemu dia dalam sebuah ajang kemampuan potensi diri aku mulai
merasa hatiku menghangat yang diiringi debaran halus yang menakjubkan , segaris
kemanisan yang selalu aku pandang dengan adanya sebuah sekat yang
membentang.... yahh hanya sampai disitu keberanianku untuk selanjutnya sedang
aku usahakan, entah milik atau bukan itu masih rahasia tuhan ....
Entah sudah kesekian jam
yang aku lewati hanya untuk memandang sesuatu yang selalu aku harap dalam
setiap tengadahan tanganku, yang diam diam aku selipkan segaris senyum
kehangatan yang tak akan pernah dia pandang, hanya angin yang mampu aku ajak
berdiskusi periahal rasa yang tak seharusnya singgah....
“tuhan.. izinkan aku
mencintainya....” pintaku entah dimalam keberapa..
Aku tidak pernah
mengetahui namanya ,latar belakangnya... aku memang bukan seperti kebanyakan
wanita yang hanya diberi satu informasi, semua langsung terbongkar..
Aku hanya tau raut muka
kesantunan anak adam... aku pun tidak tau siapa namanya, bukanya aku tidak mau
mencari tau.... karna yang tau pun hanya aku dan tuhan saja_
Sampai sebuah informasi
mampir kegendang telingaku yang mampu dengan kejinya menyayat tanpa rasa belas
kasih.....
Kala itu entah dimalam
keberapa aku sendirian dengan diselimuti dinginnya angin malam.. air mataku
tumpah bergelinang tanpa hentinya mengingat sesuatu yang temanku ucapkan
“tuhan... kenapa aku
merasa kau tidak adill perihal rasa cinta yang aku miliki... aku baru merasakan
sebuah cinta tapi kenapa harus seperti ini..” lagi pintaku perihal lelaki yang
aku cinta.
Kadang memang benar
pepatah yang mengatakan “ terkadang, kita memilih untuk tidak tau apa- apa,
agar semua terlihat baik baik saja” dan itu yang aku rasakan saat ini
“heii, kau tau lelaki
populer di sekolah kita ? “ tanya teman sebangku denganku “siapa ?”
“Noah... Noah vernand
Allard” ohhh itu namanya, nama yang bagus aku membatin diiringi senyum yang
merekah.... “aku ingin memilikinya... tapi sayang....” “kenapa?” tanya ku
heran... jangan heran kenapa aku tidak terkejut mendapati kenyataan bahwa
banyak kaum hawa yang menyukainya..karna bagiku itu wajar...
“ dia berbeda agama
denganku... dia kristen”
Astaga apa ini... mataku
memanas...
“kekecewaan adalah cara
allah mengatakan, aku punya sesuatu yang lebih baik untukmu,bersabarlah...”
ucapku untuk jiwa yang meronta....dimalam yang menggila_
_mengsedih_ L
@ jans brother_

