Senja yang
merindu
Take by:jans brother_
Kala itu aku
bersama mu menyusuri hangatnya sinar jingga,
melukis segaris
kenyamanan yang tertangkap raut keindahan ,
meyapa orang
yang mungkin saja tak pernah mendapat sapaan, bersama mu mampu membuatku merasa
“ah... inilah tempat pulangku” mensyukuri keberuntungan yang tuhan limpahkan
untukku..
Berjalan kesana
kemari diiringi tawa yang menggema,
merasuk kedalam gendang telinga
Tak pernah kau
lepaskan kaitan jemariku
menggegam erat
dengan rasa hangat,
Lalu duduk
ditepian kebahagiaan yang menyamar menjadi pantai,
Berbincang ria
seolah kitalah yang paling bahagia
Sampai sinar itu
hilang digantikan dengan dinginnya malam.
Kamu mengajakku
pulang karna khawatir aku kedinginan,
padahal bagiku
bukan itu yang aku khawatirkan...
Semua berjalan
sesuai skenario sang maha cinta..
Tak ada luka,
kecewa, dan hampa,
yang ada hanya
rasa bahagia yang sudah kau berikan padaku...
Dan disenja
senja berikutnya....
aku tetap
memperlihatkan sebuah senyum indah yang menghangatkan
untuk lelaki
yang selalu terpatri dalam hati...
“Hariku tak
pernah tertinggal kata sempurna” begitulah orang orang menilaiku
Tak aku pungkiri
karna bagiku
aku sudah
seperti merpati yang memiliki sayap yang sangat indah
yang mampu
berkelana kemana pun dia mau..
Tanpa ada rasa
khawatir kecewa menghampiri ataupun sekedar mampir..
Sampai disuatu
titik tertentu yang mengharuskan
aku menjadi yang
benar benar paling ikhlas..
Iya, tepat
disenja setelah kau mengungkapkan niat
untuk merajut asa bersamaku yang membuat aku
menjadi wanita paling bahagia...
Kau kembali
mengajakku bercengkrama, tepat ditempat yang sama,
waktu yang sama
dan....
ucapan yang
sama...
namun sedikit
mengikis luka..
kau tau? Aku
pernah menjadi yang paling cemas perihal kamu lalu,
dipaksa menjadi
yang paling ikhlas atas perginya kamu
dari skenario
terindah yang aku punya..
setelah hari itu
senjaku sedikit berbeda
karna tidak ada
kata bahagia yang mataku utarakan..
aku duduk
termangu meneliti setiap tetes air hujan yang mengenai wajahku. Iya, senja kali
ini hujan ..
hujan membawa
sedikit luka yang aku punya...
perihal kamu
yang akan selalu aku rindu,
andaii sajaa
kala itu kau tak pernah
mengutarakan
niatmu mungkin tidak akan sesakit ini..
kau tau ?
ucapanmu selalu terngiang diikepalaku..
“aku dijodohkan
dengan masa laluku..:(“ ucapmu kala senja yang kesekian...
Indramayu,
11 mei 2021
In my room
No comments:
Post a Comment