Pondok Pesantren Tradisional adalah sebuah lembaga pendidikan islam yang selalu mengalami perkembangan bentuk sesuai dengan perkembangan zamannya, seperti kemajuan Ilmu Pengetahuan serta Teknologi yang kini kian marak di dunia. Dalam hal ini bukan berarti ciri khas Pondok Pesantren telah hilang begitu saja. Ada tiga Hal yang harus terus dikuatkan dalam pesantren menurut KH. Said Aqil Siradj (2007)
1. Tamaddun
Tamaddun yang berarti "Memajukan Pesantren" Belakangan ini masih banyak pesantren yang dikelola secara sederhana. Management serta adminidtrasinya masih bersifat kekeluargaan dan semuanya ditangani oleh kiyainya. Dalam hal ini maka pesantren perlu berbenah diri.
2. Tsaqafah
Tsaqafah yang berarti bagaimana memberikan pencerahan umat islam agar kreatif dan produktif dalam kehidupan agamanya, dengan tidak melupakan ke orisinilan ajaran islam. seperti para santri harus tetap terdidik setia dengan tradisi pesantrennya. Akan tetapi, mereka juga harus tau dasar teknologi informasi terkini, serta berbagai ilmu pengetahuan modern lainnya.
3. Hadharah
Hadharah yang berarti membangun budaya. Bagaimana budaya kita dapat diwarnai oleh jiwa-jiwa dan tradisi islam?. Dalam hal ini pesantren diharapkan mampu mengembangkan dan mampu mempengaruhi tradisi semangat islam ditengah hembusan dan pengaruh dahsyat globalisasi yang berupa menyeragamkan budaya melalui produk-produk teknologi.²¹
Dengan demikian pesantren di harapkan terus memiliki komitmen yang kuat dalam memperjuangkan dan mempertahankan kebaikan serta kebenaran. Selain itu juga pesantren harus memiliki komitmen sosial yang tinggi. Kaidah yang kuat dalam kultur pesantren adalah al-muhafadzatu 'ala al-qadim as-shalih wal-akhdzu bil-jadid al-ashlah, melestarikan nilai-nilai lama yang baik dan mengambil nilai-nilai baru yang lebih baik.
Sumber : Buku Sejarah Baban Kana Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon & Perang Nasional Kedongdong 1802-1919 M. : 13 ================================
²¹. Abdurahman Mas'ud, Sejarah dan Budaya Pesantren, dalam Ismail S. (ed.), Dinamika Pesantren dan Madrasah, Yogyakarta: Fak. Tarbiyah IAIN Walisongo, Bekerjasama dengan Pustaka Pelajar, 2002.

No comments:
Post a Comment